Bolehkah Mandi Air Hangat Saat Hamil

21/12/2016 | By admin2 | Filed in: informasi penyakit.

Benarkah mandi air hangat saat hamil menimbulkan efek samping bagi janin? Simak berita selengkapnya dibawah ini ↵

Bolehkah Mandi Air Hangat Saat Hamil

Bolehkah Mandi Air Hangat Saat Hamil

Duduk di sauna atau hanya sekedar berendam air hangat didalam bak mandi sekilas akan membuat tubuh lebih nyaman dan lebih rileks, serta di anggap menjadi cara yang paling efektif untuk menghilangkan ketidaknyamanan di tubuh akibat kehamilan. Namun para ahli kesehatan memperingatkan bahwa kegiatan tersebut memiliko resiko dan menimbulkan bahaya pada janin.

Mengapa hal ini bisa terjadi?

Perlu di ketahui, pada dasarnya berendam di air panas dapat menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi, pusing serta menurunkan tekanan darah pada tubuh. Terlebih jika anda melakukannya di masa-masa awal kehamilan, ketika otak dan tubuh mulai berkembang. Para peneliti mengatakan bahwa hal ini dapat menyebabkan janin terkena serangan spina bifida. Ini meruoakan suatau kondisi dimana bayi mengalami kelainan pada punggung tulang belakang, yang tidak menutup secara sempurna. 

Ketika anda dalam kondisi sehat, dianjurkan untuk tidak mengikuti keinginan ngidam mandi dengan air hangat, karena ini berbahaya bagi janin anda. Akan tetapi jika tubuh merasa sedang tidak enak badan atau bahkan demam disertai flu, anda boleh mandi akan tetapi dengan suhu hangat-hangat kuku.  Ketika air yang digunakan terlalu panas, maka anda dapat beresiko untuk mengalami pingsan atau penurunan tekanan darah secara drastis. Hal ini juga dapat mempengaruhi aliran darah kejanin.

Pengaruh suhu terhadap janin menurut Catherine Lynch, Dokter spesialis kandungan

Bolehkah Mandi Air Hangat Saat Hamil“Seperti yang telah kita bahas, air yang bersuhu tinggi tidaklah baik untuk kita gunakan. Tak hanya berdampak buruk pada tubuh sendiri, namun ini juga akan berimbas pada kesehatan janin yang anda kandung. Suhu ekstrim yang digunakan saat mandi atau berendam dapat menyebabkan malformasi pada janin dan beresiko kehilangan bayi”, ujar Catherine Lynch, seorang dokter spesialis kandungan.

Beberapa Dokter dari Rumah sakit yang sama juga mengatakan bahwa berendam diair dengan suhu yang terlalu panas dapat meningkatkan denyut jantung dan mengurangi aliran darah kerahim. Kondisi ini berpotensi untuk menempatkan bayi di bawah tekanan dan mengganggu perkembangan.

Oleh sebab itu, ada baiknya apabila anda selalu mencari berbagai informasi apa saja yang boleh dilakukan dan dilarang ketika hamil.

Baca Artikel Menarik Lainnya Disini↵


Tags: , ,

Comments are closed here.